Apa itu ubi liar?
Ubi liar (Dioscorea villosa L.) adalah tanaman merambat yang berasal dari Amerika Utara. Ia juga dikenal dengan beberapa nama lain, termasuk akar kolik, ubi Amerika, ubi berdaun empat, dan tulang setan.
Tanaman berbunga ini memiliki sulur dan daun berwarna hijau tua dengan ukuran dan bentuk yang bervariasi — meskipun tanaman ini terkenal karena akarnya yang berbonggol, yang telah digunakan dalam pengobatan tradisional sejak abad ke-18 untuk mengobati kram menstruasi, batuk, dan sakit perut.
Saat ini, bahan ini paling sering diolah menjadi krim topikal, yang dikatakan dapat meringankan gejala yang berhubungan dengan menopause dan sindrom pramenstruasi (PMS).
Namun, Anda mungkin bertanya-tanya apakah akar ubi liar efektif untuk kondisi ini.
Apakah diosgenin itu obat?
Diosgenin adalah kristal berbentuk jarum putih atau bubuk ringan, sebagai bahan aktif saponin steroid pengobatan Tiongkok, banyak terdapat pada kacang-kacangan dan dioscorea. Ini adalah prekursor dari banyak sintesis obat steroid, bahan baku penting untuk sintesis buatan hormon steroid dan kontrasepsi steroid.
Apa manfaat mengonsumsi diosgenin?
Akar ubi liar dikatakan dapat membantu mengobati berbagai kondisi, meskipun penelitian ilmiah mengenai kegunaannya masih terbatas atau sebagian besar menyangkalnya.
- Produksi dan ketidakseimbangan hormon
Akar ubi liar mengandung diosgenin. Ini adalah steroid tanaman yang dapat dimanipulasi oleh para ilmuwan untuk menghasilkan steroid, seperti progesteron, estrogen, kortison, dan dehydroepiandrosterone (DHEA), yang kemudian digunakan untuk tujuan medis.
Oleh karena itu, beberapa pendukung menyatakan bahwa akar ubi liar memiliki manfaat serupa dengan yang ditawarkan oleh steroid ini pada tubuh Anda, memberikan alternatif alami untuk terapi estrogen atau krim progesteron.
Namun, penelitian membantah hal ini, menunjukkan bahwa tubuh Anda tidak dapat mengubah diosgenin menjadi steroid ini.
Sebaliknya, diosgenin memerlukan reaksi kimia yang hanya dapat terjadi di laboratorium untuk mengubahnya menjadi steroid seperti progesteron, estrogen, dan DHEA.
Akibatnya, bukti ilmiah saat ini tidak mendukung efektivitas akar ubi liar untuk mengobati kondisi yang berhubungan dengan ketidakseimbangan hormon, seperti PMS, rendahnya gairah seks, infertilitas, dan melemahnya tulang.
- Mati haid
Krim akar ubi liar paling sering digunakan dalam pengobatan alternatif sebagai alternatif terapi penggantian estrogen untuk mengurangi gejala menopause, seperti keringat malam dan rasa panas.
Namun, hanya ada sedikit bukti yang membuktikan keefektifannya.
Faktanya, satu-satunya penelitian yang ada menemukan bahwa 23 wanita yang mengoleskan krim akar ubi liar setiap hari selama 3 bulan melaporkan tidak ada perubahan pada gejala menopause mereka.
- Radang sendi
Akar ubi liar mungkin memiliki efek anti-inflamasi.
Secara tradisional telah digunakan untuk mengobati radang sendi, yang menyebabkan nyeri, bengkak, dan kaku pada persendian Anda.
Khususnya, penelitian tabung reaksi mengungkapkan bahwa diosgenin yang diekstrak dari akar ubi liar membantu melindungi terhadap perkembangan osteoartritis dan rheumatoid arthritis.
Selain itu, dalam penelitian selama 30 hari pada tikus, pemberian oral 91 mg ekstrak ubi liar per pon berat badan (200 mg/kg) setiap hari secara signifikan mengurangi penanda peradangan – dan dosis yang lebih tinggi yaitu 182 mg per pon (400 mg/kg). kg) menurunkan nyeri saraf.
Meskipun hasil ini menjanjikan, penelitian pada manusia diperlukan.
- Kesehatan kulit
Akar ubi liar adalah bahan umum dalam krim kulit anti penuaan.
Sebuah penelitian tabung reaksi mencatat bahwa diosgenin dapat mendorong pertumbuhan sel kulit baru, yang dapat memiliki efek anti penuaan. Namun, penelitian secara keseluruhan tentang akar ubi liar masih terbatas.
Diosgenin juga telah dipelajari potensi efek depigmentasinya. Paparan sinar matahari yang berlebihan dapat menyebabkan bintik-bintik kecil, datar, berwarna coklat atau kecoklatan pada kulit Anda, yang juga dikenal sebagai hiperpigmentasi – yang tidak berbahaya namun terkadang dianggap tidak diinginkan.
Namun, krim akar ubi liar belum terbukti efektif untuk aplikasi ini.
Siapa yang tidak boleh mengonsumsi akar ubi liar?
Tetap aman dan hindari penggunaan. Kondisi sensitif terhadap hormon seperti kanker payudara, kanker rahim, kanker ovarium, endometriosis, atau fibroid rahim: Ubi liar mungkin bertindak seperti estrogen. Jika Anda memiliki kondisi yang mungkin diperburuk oleh estrogen, jangan gunakan ubi liar.
Dosis
Dosis ubi liar yang tepat bergantung pada beberapa faktor seperti usia pengguna, kesehatan, dan beberapa kondisi lainnya. Saat ini belum ada informasi ilmiah yang cukup untuk menentukan kisaran dosis yang tepat untuk ubi liar. Ingatlah bahwa produk alami tidak selalu aman dan dosisnya juga penting. Pastikan untuk mengikuti petunjuk yang relevan pada label produk dan konsultasikan dengan apoteker atau dokter atau ahli kesehatan lainnya sebelum menggunakan.
Waktu posting: 21 Sep-2023